Yahudi sebagai simbol dalam wacana Islam Indonesia masa kini
Publication date
1994
Authors
Bruinessen, M.M. van
Editors
Advisors
Supervisors
DOI
Document Type
Preprint
Metadata
Show full item recordCollections
License
Abstract
Pada tahun 1986 seorang ulama di Bima mengeluh kepada
peneliti dari LIPI tentang keberadaan kaset rekaman bacaan
Al Qur'an yang dijual di mana-mana. "Sekarang semakin
banyak orang puas dengan menyetel kaset saja, mereka tidak
berminat lagi untuk belajar qira'ah Al Qur'an sendiri."
Berbagai teknologi baru, menurut hematnya, sangat
membahayakan agama Islam. Ia mencurigai gejala ini
berkaitan dengan konspirasi Yahudi-Zionis untuk
menghancurkan Islam. Dalam ceramah-ceramahnya, ia sering
menyinggung ancaman-ancaman Yahudi terhadap Islam.
Ulama yang pernah bermukim di Makkah selama beberapa
tahun ini, menceritakan kepada peneliti tadi bahwa ia banyak
tahu tentang tipu daya Yahudi itu dari majalah-majalah yang
diterimanya dari Rabithah Al-`Alam Al-Islami (Al-Rabithah
dan Muslim World News); selain mengutip pula buku yang
bernada ancaman terhadap kemajuan dan perkembangan Islam di dunia seperti Al-Maka'id al-Yahudiyah dan Rencana
Yahudi terhadap Penghancuran Islam. Ketika peneliti
bertanya gejala apa di Indonesia yang dianggapnya sebagai
aktivitas Yahudi-Zionis, ditudingnya organisasi-organisasi
seperti Lions Club.